Website Resmi PP Darul Ulum Banyuanyar Info: 087888868818

Penutupan GIA1447 H, Banyuanyar Apresiasi Semangat Kompetisi Santri

Penutupan GIA1447 H, Banyuanyar Apresiasi Semangat Kompetisi Santri

BANYUANYAR – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar secara resmi menutup rangkaian kegiatan Gebyar Idul Adha (GIA) 1447 H pada Senin (15/06/2026) di halaman utama Asrama Pondok Pesantren Banyuanyar. Acara penutupan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar, RKH. Hasbullah Muhammad, Lc., jajaran pengurus pesantren, asatidz, serta ribuan santri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Pengurus Bidang Ma’hadiyah, Wakil Ketua Pengurus Bidang Konseling dan Pembinaan, Wakil Ketua Pengurus Bidang Ketertiban, Bendahara Umum Pengurus, serta segenap asatidz dan para santri Pondok Pesantren Banyuanyar.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Gebyar Idul Adha 1447 H, Moh. Rizal, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan yang telah berlangsung selama 17 hari, mulai 22 Mei hingga 5 Juni 2026. Berbagai perlombaan digelar di halaman utama dan lapangan bola Pondok Pesantren Banyuanyar dengan antusiasme tinggi dari para santri.

“Total terdapat 696 peserta yang terdaftar, dengan 193 pemenang berhasil meraih juara dari 13 asrama yang mengikuti perlombaan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Gebyar Idul Adha tahun ini terbagi ke dalam empat kategori lomba, yakni kategori A, B, C, dan D, dengan total 25 cabang perlombaan yang dipertandingkan.

Moh. Rizal juga menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara transparan, objektif, dan bebas dari intervensi panitia, karena melibatkan dewan juri yang kompeten sesuai bidang masing-masing.

Selain itu, panitia mencatat pelaksanaan kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Selama rangkaian kegiatan berlangsung, alhamdulillah tidak terdapat insiden besar. Hanya ada beberapa kendala teknis kecil yang dapat segera diatasi oleh panitia,” tambahnya.

Sementara itu, Baisuni Salim selaku Wakil Ketua Pengurus Bidang Ma’hadiyah mewakili Ketua Umum Pengurus Pondok Pesantren Banyuanyar menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara tersebut.

Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana atas dedikasi mereka dalam menyelenggarakan Gebyar Idul Adha selama kurang lebih setengah bulan.

Dalam sambutannya, ia juga menyebutkan bahwa pelaksanaan Gebyar Idul Adha tahun ini menjadi salah satu kegiatan dengan durasi terlama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat banyaknya cabang perlombaan yang diselenggarakan.

Tidak hanya itu, beliau juga memberikan pesan motivasi kepada para santri agar tetap semangat dalam menuntut ilmu dan mengejar cita-cita.

“Cita-cita yang tinggi tidak cukup hanya diinginkan, tetapi harus diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh dan semangat belajar yang kuat,” pesannya.

Mengutip sebuah syair, beliau mengingatkan bahwa banyak orang mendambakan keberhasilan, tetapi hanya sedikit yang benar-benar mau berjuang keras untuk menyesuaikan usaha dengan impian yang dimiliki.

Di akhir sambutannya, beliau berharap seluruh santri Pondok Pesantren Banyuanyar senantiasa memperoleh keberkahan ilmu serta kemudahan dari Allah SWT dalam menjalani proses belajar di pesantren.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Mauizah Hasanah yang disampaikan oleh K.H. Ali Rifqi Abdullah, Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Ittihad sekaligus alumni Pondok Pesantren Banyuanyar. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan nasihat keagamaan serta motivasi kepada para santri agar terus menjaga semangat belajar dan memperkuat nilai-nilai keislaman.

Acara penutupan Gebyar Idul Adha 1447 H diakhiri dengan pembacaan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang lomba yang telah dinantikan oleh seluruh peserta dan santri. Penutupan ini menjadi momentum apresiasi atas semangat kompetisi, kreativitas, serta kebersamaan para santri dalam memeriahkan syiar Idul Adha di lingkungan Pondok Pesantren Banyuanyar.