Website Resmi PP Darul Ulum Banyuanyar Info: 087888868818

Meriah, Pondok Pesantren Banyuanyar Gelar Haflatul Imtihan dan Wisuda Akbar 2026

Meriah, Pondok Pesantren Banyuanyar Gelar Haflatul Imtihan dan Wisuda Akbar 2026

BANYUANYAR – Suasana khidmat sekaligus penuh kebanggaan menyelimuti halaman Sekolah Menengah Atas Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar pada Ahad (14/6/2026). Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar menggelar Haflatul Imtihan dan Wisuda Akbar PAUD Congkop Pakes, PAUD, RA, dan MDTA Darul Ulum Banyuanyar Tahun Ajaran 2025–2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh segenap wali santri, jajaran pengurus pesantren, kepala madrasah, serta kepala sekolah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Islam Pondok Pesantren Banyuanyar.

Acara diawali dengan demonstrasi kemampuan para wisudawan sebagai bagian dari prosesi wisuda, meliputi Wisuda PAUD Darul Ulum ke-13, PAUD Congkop Pakes ke-12, RA Darul Ulum ke-27, dan MDTA Darul Ulum ke-24. Para peserta wisuda diuji secara langsung mengenai materi keilmuan sesuai tingkatannya, mulai dari ilmu tajwid, fikih, hingga nahwu.

Tim penguji dalam prosesi demonstrasi tersebut terdiri atas Heriyanto, M.Pd. selaku Wakil Ketua II PW HIMPAUDI Jawa Timur yang menguji peserta dari PAUD Darul Ulum Banyuanyar dan PAUD Congkop Pakes, Mahsun Karim, M.Pd.I selaku mantan Kepala RA tahun 2004 yang menguji peserta RA Darul Ulum Banyuanyar, serta Ustaz Maulana Adnan dari Pengurus Pondok Pesantren Puncak Darussalam yang bertindak sebagai penguji MDTA Darul Ulum Banyuanyar.

Setelah prosesi demonstrasi wisuda, Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar, RKH. Hasbullah Muhammad, Lc. menyampaikan mauidzah pendidikan di hadapan para wali santri dan tamu undangan.

Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan:

“Man ta‘alamal ‘ilma bighairi fahmin, sayudrikuhu idzal ghurabu.”

Beliau menjelaskan bahwa belajar tanpa pemahaman akan menjadi sesuatu yang sulit dicapai, sebagaimana mustahilnya seekor burung gagak memahami ilmu tanpa proses yang benar.

Selain itu, beliau memberikan ilustrasi sederhana mengenai pentingnya konsistensi dalam belajar melalui rumus “1 × 10 lebih baik daripada 10 × 1”. Menurut beliau, mempelajari ilmu sedikit demi sedikit namun dipahami dan diingat dengan baik jauh lebih efektif dibandingkan mempelajari banyak hal sekaligus tanpa pemahaman yang matang.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Zainuddin Syarif selaku Wakil Ketua Pengurus Bidang Madrasiyah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru, pengurus lembaga, serta orang tua yang telah mendampingi proses pendidikan para santri, termasuk persiapan acara yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara orang tua dan guru dalam membentuk pendidikan anak. Menurutnya, orang tua tidak perlu berkecil hati apabila putra-putrinya belum berhasil pada satu bidang tertentu, sebab keberhasilan pendidikan merupakan hasil dari kerja sama seluruh pihak.

Sebagai motivasi bagi para wali santri, beliau turut menyampaikan sebuah hikayat khalifah dari Dinasti Abbasiyah agar para orang tua senantiasa bersyukur atas setiap capaian yang berhasil diraih anak-anak mereka.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pewisudaan para santri oleh jajaran pengurus, yakni Prof. Dr. Zainuddin Syarif, Baisuni Salim, dan Dzulbahar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Zarkasyi Mustafa. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan penguatan spiritual kepada para santri dan wali santri agar terus menjaga semangat belajar serta pendidikan agama sebagai fondasi utama kehidupan.

Haflatul Imtihan dan Wisuda Akbar ini menjadi momentum apresiasi atas capaian pendidikan para santri sekaligus pengingat bahwa keberhasilan belajar tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik, tetapi juga pada proses, ketekunan, dan dukungan bersama antara lembaga pendidikan dan keluarga.