Website Resmi PP Darul Ulum Banyuanyar Info: 087888868818

Pembukaan Gebyar Idul Adha 1447 H, Wadah Intelektual dan Spiritualitas Santri

Pembukaan Gebyar Idul Adha 1447 H, Wadah Intelektual dan Spiritualitas Santri

Banyuanyar — Gebyar Idul Adha (GIA) 1447 Hijriah resmi dibuka pada Kamis (21/05/2026) di halaman asrama utama Pondok Pesantren Banyuanyar. Kegiatan tahunan yang rutin diselenggarakan setiap bulan Dzulhijjah ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pengembangan bakat dan kemampuan santri dalam berbagai bidang keilmuan, keterampilan, seni, hingga olahraga.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan semarak dengan dihadiri jajaran pengurus pondok, para ustaz, panitia, serta ribuan santri peserta lomba dari berbagai asrama. GIA menjadi salah satu agenda tahunan lembaga pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar yang secara konsisten memberikan ruang pengembangan intelektualitas dan spiritualitas santri.

Ketua Panitia GIA 1447 H, Ahmad Rizal, dalam sambutan sekaligus laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter bagi seluruh peserta.

“Event ini menjadi wadah intelektualitas sekaligus spiritual bagi semua peserta di berbagai bidang. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai kejujuran, kerja keras, dan sportivitas dalam berkompetisi, serta mempererat silaturahim antar santri,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan antusiasme peserta yang melampaui harapan panitia. Tercatat sebanyak 696 peserta dari 12 asrama telah lolos tahap registrasi dan verifikasi untuk mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Jumlah tersebut terbagi dalam beberapa kategori, yakni kategori A sebanyak 270 peserta, kategori B sebanyak 182 peserta, kategori C sebanyak 160 peserta, dan kategori D sebanyak 84 peserta.

Berbagai cabang lomba telah dipersiapkan sesuai tingkatan kategori peserta. Pada kategori A terdapat sembilan cabang lomba, meliputi tartilul Quran, syarhil Quran, cerdas cermat, baca kitab, cerita nabi, debat ilmiah, sepak bola, lari 100 meter, serta lomba master of ceremony (MC).

Sementara pada kategori B tersedia delapan cabang lomba, yakni tartilul Quran, syarhil Quran, cerdas cermat, baca kitab, cerita nabi, sepak bola, lari 50 meter, dan lomba MC.

Adapun kategori C menghadirkan enam cabang lomba yang meliputi pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Madura, cerpen dan karya tulis ilmiah, sholawat berjanji, serta MasterChef. Sedangkan kategori D terdiri atas empat cabang lomba dan beberapa kegiatan nonperlombaan yang disesuaikan dengan tingkatan peserta.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Pondok Pesantren Banyuanyar, KH. Drs. Moh. Khalil Asy'ari berharap agar GIA dapat terus menjadi sarana pembinaan dan motivasi bagi para santri.

“Semoga kegiatan rutin yang diadakan setiap bulan Dzulhijjah ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi adik-adik santri untuk bermusabaqah, berlomba-lomba mengukur kemampuan keilmuan dan keterampilan yang dimiliki. Pelaksanaan Gebyar Idul Adha ini menjadi media untuk melihat dan mengukur kemampuan tersebut,” tuturnya.

Pembukaan GIA 1447 H dilakukan secara simbolis melalui prosesi pemotongan pita oleh bendahara umum Pondok Pesantren Banyuanyar, Raden Hasan Nuruddin. Prosesi tersebut didampingi Ketua Umum Pengurus, Sekretaris Umum, Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Konseling, Wakil Ketua Bidang Kebersihan dan Kesehatan, serta Wakil Ketua Bidang Keamanan dan Ketertiban.

Dengan resmi dibukanya Gebyar Idul Adha 1447 H, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan semangat ukhuwah antarsantri. Rangkaian acara pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz H. Ali Hasan Wahid.