PAMEKASAN – Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui para santri yang menempuh pendidikan di lembaga SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar, pesantren berhasil meraih sejumlah juara dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Hifzhil Qur’an (MTQ S) Nasional UM XVIII Tahun 2026 yang resmi ditutup pada Jumat (9/10/2026).
Para santri yang berhasil membawa pulang penghargaan dalam ajang bergengsi tersebut adalah:
- Mohammad Dzkijo – Juara I MHQ 10 Juz.
- Ahmad Bahrur Reyhan – Juara II MHQ 20 Juz.
- Raihan Haqqian Maulana – Harapan II MHQ 30 Juz.
- Ainur Ridho – Harapan II Cabang MTQ.
Capaian ini menjadi bukti nyata kesungguhan dan konsistensi Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar dalam membina serta menjaga kualitas hafalan dan keilmuan Al-Qur’an para santri.
Selama gelaran kompetisi, para santri didampingi langsung oleh Ust. Fahrurrosi dan Ust. Hasbullah Munawwir selaku pembina. Pendampingan tersebut memberikan arahan, motivasi, serta dukungan moral agar para santri dapat tampil maksimal dan percaya diri di panggung nasional.
Kepala SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar, Khofif, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para santri. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah manis dari sistem pembinaan Al-Qur’an terpadu yang diterapkan di lingkungan pesantren.
Prestasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi kebanggaan atas piala yang diraih, tetapi juga mengokohkan komitmen Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar dalam melahirkan generasi Qur’ani—santri yang unggul dalam hafalan, indah dalam bacaan, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar mengucapkan selamat dan berterima kasih atas dedikasi para santri dan pembina. Semoga raihan ini menjadi penyemangat bagi seluruh santri Banyuanyar untuk terus berkhidmah kepada Al-Qur'an dan mengukir prestasi di masa mendatang.