- STAI DUBA Resmi Beralih Bentuk Menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan Madura
- El Afest Nasional 2025 STAI DUBA Sukses Digelar, Hadirkan Peserta dari Berbagai Pesantren dan Kampus
- Pelantikan Pengurus OSIS dan ISMI Periode 2025–2026 di PP. Darul Ulum Banyuanyar Berlangsung Khidmat
- Penutupan TANSIB 2025: Tanamkan Semangat Ilmu, Taqwa, dan Etika Santri Sejak Awal
- Visitasi Alih Bentuk STAI Darul Ulum Banyuanyar Menuju Institut: Tonggak Baru Pendidikan Pesantren
- MTs Darul Ulum Banyuanyar Gelar Tasyakur Kelulusan dan Lepas Pisah Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2024/
- Awali Tahun Ajaran 2025/2026, LPI Darul Ulum Banyuayar Putri Gelar Rapat
- LPI Darul Ulum Banyuanyar Gelar Pelepasan Guru Bantu Periode 2025/2026
- LPBA DUBA Rayakan Hari Bahasa Arab Internasional
- STAI DUBA Gelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana IV Tahun 2024
Penutupan TANSIB 2025: Tanamkan Semangat Ilmu, Taqwa, dan Etika Santri Sejak Awal
-

Keterangan Gambar : tim live streming
Banyuanyar, 30 Juli 2025 — Kegiatan Ta’aruf Santri dan Siswa Baru (TANSIB) Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar resmi ditutup pada Rabu pagi (30/7) bertempat di Masjid Banyuanyar. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan pengenalan bagi santri dan siswa baru yang berlangsung sejak Sabtu, 26 Juli 2025.
TANSIB 2025 merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk mengenalkan lingkungan pesantren, nilai-nilai kepondokan, dan sistem kelembagaan kepada peserta didik baru dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Banyuanyar. Mereka terdiri dari santri dari jenjang MI, MTs, SMP Tahfidz, MA, SMA Tahfidz, SMK, SMA al-Istbatiyah dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Banyuanyar.
Acara penutupan dihadiri oleh jajaran pengurus pondok, mulai dari Wakil Ketua Pengurus Bidang Ma’hadiyah, Humas dan Dakwah, serta Madrasiyah, termasuk para divisi lainnya. Suasana masjid yang penuh khidmat menjadi saksi semangat para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama lima hari berturut-turut.
Baca Lainnya :
- Visitasi Alih Bentuk STAI Darul Ulum Banyuanyar Menuju Institut: Tonggak Baru Pendidikan Pesantren0
- MTs Darul Ulum Banyuanyar Gelar Tasyakur Kelulusan dan Lepas Pisah Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2024/0
- Awali Tahun Ajaran 2025/2026, LPI Darul Ulum Banyuayar Putri Gelar Rapat0
- LPI Darul Ulum Banyuanyar Gelar Pelepasan Guru Bantu Periode 2025/20260
- LPBA DUBA Rayakan Hari Bahasa Arab Internasional0
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Zainuddin Syarif, M.Ag., selaku Wakil Ketua Umum Pengurus Bidang Madrasiyah menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya ilmu dan taqwa. Ia mengutip tulisan yang tertempel di dinding Masjid Banyuanyar, “تدأ كابوغائن اغيغ علم سيه منفعة سرغ تاكؤ دأ الله تعالى كرن كفنيكه سيه ددى كأونتوغن بن كمليائن دنيا اخرة,” yang berarti, “Tidak ada kebahagiaan kecuali ilmu yang bermanfaat dan taqwa kepada Allah Ta’ala, karena hal itu yang akan menyebabkan kesuksesan dan kemuliaan di dunia dan akhirat.”
Prof. Zainuddin juga menekankan bahwa pesantren Darul Ulum Banyuanyar tidak memisahkan antara ilmu keislaman berbasis kitab kuning (Ma’hadiyah) dengan ilmu umum yang diajarkan di sekolah dan madrasah. “Ilmu itu adalah kehidupan Islam dan penguatnya iman. Barang siapa yang tahu satu keilmuan, maka Allah akan menyempurnakan pahalanya,” ujarnya.
Sementara itu, Drs. H. Moh. Khalil Asy’ary, Ketua Pengurus Pondok Pesantren Banyuanyar, berpesan agar para santri menjaga akhlak dan perilaku baik di lingkungan asrama. “Jadilah yang terbaik di asrama, jangan suka menyakiti atau mengganggu teman. Kami berharap kalian semua menjaga kepatuhan selama berada di pesantren,” tegasnya.
Pesan penutup yang menyentuh juga disampaikan oleh RKH. Hasbullah Muhammad, Lc., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar. Beliau mengingatkan bahwa ilmu adalah investasi terbaik untuk kehidupan abadi. “Kalau para pemuda sudah tidak belajar, maka dia seperti orang mati. Tapi orang yang meninggal dalam keadaan alim, maka dia sejatinya masih hidup. Panjang umur itu bukan soal usia, tetapi tentang amal jariyah dan ilmu yang terus mengalir manfaatnya,” tuturnya.
Dengan berakhirnya kegiatan TANSIB, para santri dan siswa baru akan mulai menjalani kegiatan belajar-mengajar secara aktif. Hari Kamis, 31 Juli 2025 akan menjadi awal dimulainya kegiatan kelas, diawali dengan apel pagi di Lapangan Garuda sebagai penanda resmi dimulainya tahun ajaran baru.
TANSIB 2025 bukan hanya ajang perkenalan, tetapi juga momentum awal pembentukan karakter santri yang berilmu, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Semoga para peserta mampu melanjutkan semangat ini selama menuntut ilmu di Banyuanyar.
Video Terkait:










