Puncak Perayaan Milad Ke-25 Forum Lingkar Pena, FLP Ranting Banyuanyar Gelar Talk Show

By: Naufal El Fany | 22 Februari 2022 | 249
Talk Show FLP Ranting Banyuanyar
Talk Show FLP Ranting Banyuanyar

BANYUANYAR - Forum Lingkar Pena Ranting Banyuanyar menggelar acara Talk Show dengan tema "Nasib Literasi di Era 5.0" dalam rangka merayakan Milad ke-25 Forum Lingkar Pena. seperti yang disampaikan Lutfi Hasyim, ketua panitia, bahwa acara tersebut merupakan puncak dari berbagai rentetan kegiatan perayaan Milad ke-25 FLP.

"Dalam Milad ke-25 ini kami menyelenggarakan banyak kegiatan seperti lomba cipta puisi, lomba Mading dari setiap gubuk, bedah buku, dan lain-lain. Acara sekarang ini merupakan puncaknya," ujar dia.

Bertempatkan di Aula Lantai III Al-Hamidiyah Banyuanyar, acara tersebut dihadiri oleh Ustaz Baidowi Ar Rohman, bendahara umum Pengurus, beberapa pengurus pesantren, FLP Cabang Pamekasan, FLP Ranting Al-Mujtama', beberapa organisasi extra pesantren, OSIS dari semua Lembaga, dan anggota FLP Ranting Banyuanyar.

Pembina FLP Ranting Banyuanyar, Ahmad Jalaludin, menekankan para anggota untuk terus melatih potensi, kreativitas dan produktivitas dalam berliterasi meski tidak bisa secara bebas menggunakan media sosial.

Ditegaskan juga oleh Naufal El Fany, perwakilan dari FLP Cabang Pamekasan, bahwa literasi merupakan dasar dari bermedia sosial yang baik.

"Baik dan tidaknya konten di media sosial tergantung kuat dan tidaknya literasi seseorang," ucapnya saat memberikan sambutan.

Kegiatan literasi sangat didukung penuh oleh pihak pesantren. Demikian kata Ust Baidawi Ar Rohman saat menyampaikan tausiah pada acara tersebut. Dia juga mengharapkan agar berhati-hati dalam menulis.

"Sesuatu yang dianggap kecil oleh kalian dalam menulis bisa berdampak besar bagi yang membaca."

Acara dilanjutkan dengan Talk Show yang dipandu oleh Ali Wafa, salah satu alumni FLP ranting Banyuanyar.

Diakhir acara, Lukman Hakim, Redaktur Jawa Pos Radar Madura (JPRM), selaku pemateri berpesan agar para santri tidak tanggung-tanggung dalam berliterasi.

"Hidup tanpa membaca tidak ada gunanya. Membaca tanpa menulis bagaikan mendung tanpa gerimis." (El)