Mengobati Lelah Mental dengan Membaca Sholawat| Kitab Nubdah

By: Ach. Jalaludin | 26 November 2021 | 689
ilustrasi oleh jhalal
ilustrasi oleh jhalal

Lelah mental adalah fase di mana seseorang merasa lelah setelah sebelumnya bekerja keras. Bisa juga disebabkan karena masalah yang tak kunjung menemukan solusi.

Orang dengan gejala lelah mental beragam. Dia akan merasa malas untuk melakukan apapun, bahkan pekerjaan yang sebelumnya biasa dikerjakan. Mudah emosi, disebabkan mudah sekali tersinggung. Diri selalu ingin menangis tanpa sebab dan merasa kosong.

Dampaknya pada kesehatan pun ada, seperti tidak nyaman dalam pencernaan dan susah sekali untuk tidur.

Dalam Kitab an-Nubdah karya KH. Abdul Majid bin Abdul Hamid Istbat, beliau menulis tentang apa yang mesti dilakukan seseorang dalam keadaan lelah mental, yaitu ketika seseorang terkungkung oleh ragam persoalan.

                   اِذَا كُنْتَ فِيْ اَمْرٍ وَضِقْتَ بِحَمْلِهِ   

 وَأَصْبَحْتَ فِيْ عُسْرٍ وَأَمْسَيْتَ فِيْ حَرَجْ

                  فَصَلِّ عَلىَ الْمُخْتَارِ مِنْ آلِ هَاشِمِ   

 كَثِيْرّا فَإِنَ اللّٰهَ يَأْتِيْْكِ بِالْفَرَجْ

Dalam syair tersebut dijelaskan, jika seseorang dalam suatu permasalah yang tak kunjung reda, dari pagi hingga sore selalu saja merasa dihantui, maka bersholawatlah kepada keluarga Bani Hasyim, yaitu Nabi Muhammad SAW. Karena dengan itu, Allah SWT. akan memberikan kita ketenangan dan kebahagiaan.

Dengan sholawat kita akan mengingat Rasulullah dengan segala pengorbanan dan jasanya. Tumbuhnya kecintaan kepada Rasulullah dan merasa dekat dengan beliau inilah yang nantinya akan membuat hati kita menjadi tenang. Rasulullah mewakili ragam keindahan di dunia ini. Suri teladannya merupakan keagungan dan terpuji.

وانّك  لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ 

''Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang baik.'' (QS Al-Qalam [68]: 4).

أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً

“Orang yang paling berhak mendapatkan syafa’atku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku” (HR. Tirmidzi).