Dr. Zainuddin Syarif Sampaikan Pentingnya Amalkan Dasa Dharma

By: Hikam | 11 Oktober 2018 | 275
Dr Zainuddin Syarif saat memberikan sambutan pada Penutupan Parisada XV 2018
Dr Zainuddin Syarif saat memberikan sambutan pada Penutupan Parisada XV 2018

MENJADI ANDIKA PRAMUKA dituntut untuk mengamalkan nilai-nilai dasar ajaran kepramukaan. Dalam hal ini misalnya sebagaimana yang tertera pada point satu dalam Dasa Dharma Pramuka, Takwa kepda Tuhan yang Maha Esa. Yaitu dengan mengamalkan semua perintah Allah, dan menjahui semua larangan-Nya.

Salah satu konsekuensi apabila seseorang tidak bertakwa kepda Allah subhanahu wa ta’ala, adalah adzab yang ditimpakan. Sebagaimana yang banyak termaktub di dalam banyak ayat Al-Quran. Banyak siksa yang ditimpakan kepada suatu kaum karena mereka memilih tidak ta’at atas perintah Allah.

Demikian di antara petikan sambutan yang disampaikan oleh Dr.H.Zainuddin Syarif, M.Ag, pada Penutupan Kegiatan Perkemahan Ajang Silaturahim dan Persahabatan (PARISADA) XV tahun 2018, Kamis siang (11/10/2018).

Beliau melanjutkan bahkan termasuk beberapa bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini, semua kemungkinan menimpa karena tidak mengamalkan satu point Dasa Dharma Pramuka tersebut.

“Termasuk gempa yang tadi malam. Itu kemungkinan merupakan murka Allah yang disebabkan oleh ulah manusia yang tidak mengamalkan salah satu Dasa Dharma Pramuka tadi, yaitu takwa kepada Tuhan yang Maha Esa,” ungkap Wakil Ketua Umum Pengurus Bidang Madrasiyah Darul Ulum Banyuanyar itu di hadapan para peserta.

Beliau juga menyampaikan tentang kepedulian manusia kepada manusia yang lain. Hal itu sangat erat kaitannya dengan makna yang terkandung dalam Dasa Dharma yang kedua, yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.

Pada acara yang bertempat di Lapangan Kramata Potoan Laok itu, beliau juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kesemangatan para peserta dalam mengikuti serangkaian acara dari awal sampai akhir meski setiap harinya harus berada di bawah terik sinar matahari.

“Saya sangat mengapresiasi anak muda yg degan tanpa lelah tetap berjuang selama 4 hari kegiatan, walaupun setiap hati tersengat panasnya sinar matahari. Itu juga yg diajarkan dalam dasa dharma yang ketiga, Patriot yang sopan dan kesatria,” jelasnya.

(asd)