11 Santri Banyuanyar Ikuti Ilan Al-Quran 30 Juz

By: Faisal Amir | 30 April 2019 | 752
Prosesi Ilan Al-Quran XVIII
Prosesi Ilan Al-Quran XVIII

BANYUANYAR, banyuanyar.net - Senin malam, 29/04/19, Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum PP. Banyuanyar kembali gelar kegiatan I’lan Al-Quran. I'lan yang merupakan prosesi uji hafalan itu digelar untuk kali ke-18. Untuk tahun ini, i'lan diikuti oleh 11 santri Banyuanyar. Mereka tercatat sebagai anggota Markaz Dirasah Quraniyah (MDQ) Darul Ulum Banyuanyar.

            Adapun nama-nama peserta i’lan sebagai berikut:

  1. Hasanuddin, Kadur Pamekasan (Siswa SMA-Tahfidz)
  2. Sabiqul Mubarok, Kowel Pamekasan (Mahasiswa STIBA)
  3. Moh. Ali Rifqi, Potoan Daya Pamekasan (Siswa SMA-Tahfidz)
  4. Ach. Hasan Basri, Ponjanan Timur Pamekasan (Siswa SMA-Tahfidz)
  5. Habibullah, Kadur Pamekasan (Siswa SMA-Tahfidz)
  6. Moh. Amin Ja’far, Bira Timur Sampang (Siswa SMA-Tahfidz)
  7. Yuzji Fawaid, Potoan Daya Pamekasan (Siswa SMA-Tahfidz)
  8. Ach. Saifuddin, Tanggul Jember (Mahasiswa STIBA)
  9. Moh. Khoirul Amin, Waru Barat Pamekasan (Siswa SMA-Tahfidz)
  10. Mahsus Ali, Palengaan Pamekasan (Siswa SMA-Tahfidz)
  11. Habiburrahman, Karang Penang Sampang (Siswa SMA-Tahfidz)

Suasana bercampur haru saat semua peserta i'lan membacakan ayat-ayat Al-Quran dengan fasih dan baik. Satu persatu dari mereka diuji  oleh tim. Mereka adalah RKH. Hasbullah Muhammad selaku ketua Yayasan  Darul Ulum Banyuanyar, KH. Amin Zaini Ro'ie Syafiuddin (dewan pengasuh), KH. Abdul Basit Faqih (pengasuh PP. Sumber Camplong Kowel Pamekasan) dan KH. Muhammad Minnatullah Hasan Bakir (dewan pengasuh PP. Darut Tauhid Palpettok Plakpak). 

Saat menyampaikan tausiyah, KH. Amin Zaini Ro’ie Syafiuddin mengajak para santri agar semangat menghafal Al-Quran. Menurutnya, Al-Quran tidak sulit untuk dihafal, sebagaimana janji Allah SWT. dalam Al-Quran. Lebih lanjut, menantu pengasuh KH. Muhammad Syamsul Arifin itu mengatakan, kehadiran Al-Quran merupakan hal yang sangat istimewa, sebab ia adalah kitab yang diturunkan oleh Dzat yang Maha Mulia melalui perantara malaikat paling mulia pada bulan yang mulia dan diturunkan pada Nabi paling mulia, serta tidak diamalkan kecuali orang-orang yang mulia.

Selanjutnya, Kiai Amin Zaini meminta para wali dari para mu’lin agar mensyukuri keberhasilan putera-putera mereka dalam menghafal Al-Quran dengan sempurna.

Selain mendapat hadiah utama berupa umroh, 11 peserta i'lan itu juga mendapatkan banyak hadiah yang diberikan oleh para simpatisan dan para alumni sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah mereka ukir.

(Tamami)