Home / Berita / Mahasiswa Baru STIBA Mengikuti ATA 2018

Mahasiswa Baru STIBA Mengikuti ATA 2018


BANYUANYAR– Rabu 12 September 2018, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa dan Sastra Arab (STIBA) mengadakan Ayamut Ta’aruf (ATA). Sebanyak 115 Mahasiswa berpartisipasidalam kegiatan tersebut.

Lokasi mushalla PP. Banyuanyar Putri menjadi tempat pertemuan antara Mahasiswa Baru dan segenap guru besar STIBA Banyuanyar.

Ayyamut Ta’aruf kali ini bertemakan لغة الضاد بين الأمس والغد (Bahasa Arab antara kemarin dan besok).

Acara yang merupakan tujuan dari pengenalan Mahasiswa Baru tahun akademik 2018-2019 itu juga mengendikasikan nilai silaturrahim kebahasaan yang secara khusus mengarah pada Bahasa Arab bagi segenap Mahasiswa Baru.

Ayamut Ta’aruf yang artinya hari pengenalan merupakan gaya bahasa yang mempunyai ciri khas tersendiri dalam tubuh Sekolah Tinggi tersebut. Hal ini merupakan bagian dari penyebaran nilai kebahasa Araban yang menciptakan dunia baru bagi Sekolah Tinggi.

Pembukaan acara tersebut dipandu oleh salah satu dosen STIBA Muhsin Mu’iz,Lc,.M.Pd.I.

Bahasa Arab tidak pernah pandang bulu, tidak pernah memilih gen, tidak pernah mengenal waktu dan Bahasa Arab merupakan bahasa terpenting dunia-akhirat begitulah penyampaian dari KH. Amin Zaini Ro’ie, MA, pada sesi attaujih al Am yang diberikan kepada Mahasiswa Baru 2018-2019.

“Bahasa Arab merupakan bahasa yang mudah dipelajari, karena bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur’an”. Lebih lanjut beliau berkata”
1. Sejauh mana kesulitan bahasa Arab?
2. Tunjukkan ke saya apa yang sulit dari bahasa arab?”. Diakhir dari attaujih al Am tersebut diharapkan untuk semua Mahasiswa Baru untuk menyatakan sikap kesiapan terhadap Mahasiswa Baru bahwa Bahasa Arab itu bahasa termudah di dunia dan akhirat.

Acara yang dihadiri oleh KH. Hasbullah Muhammad Syamsul Arifin, LC., Ketua Yayasan PP. Banyuanyar tersebut mengaharpkan perkuliahan di STIBA meniru gaya perkuliahan Timur Tengah dengan pengantar Bahasa Arab sehingga untuk merasakan perkuliah seperti timur tengah, Cukup melanjutkan kuliah di STIBA. Ungkap beliau dalam sesi sambutan.

Kemudian dilanjutkan dengan acara sharing pengalaman bersama Sutrisno Dahlan salah satu alumni Darul Ulum Banyuanyar.

Ayamut Ta’aruf ketiga tersebut ditutup dengan Doa.

(MARON & FA)

Tinggalkan komentar...

About Banyuanyar Media Team

Check Also

Berikut Daftar Nominator Santri Tauladan Tahun 2018

BANYUANYAR –  Sedikitnya ada sepuluh santri yang terpilih sebagai nominator santri taulan Lembaga Pendidikan Islam Darul …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tada’ kaboenga’an angĕng ĕlmo sĕ mampaat sareng tako’ da’ Allataala karana gapanĕka sĕ daddi kaontongan ban kamoldja’an doennja aherat.